Karena Hagia Sophia tidak lagi digunakan sebagai museum dan sekarang menjadi masjid yang aktif,
ada beberapa aturan berpakaian yang sebaiknya diperhatikan wisatawan saat berkunjung. Aturan utama berpakaian Hagia Sophia adalah:
- Bahu dan lutut harus tertutup.
- Pakaian yang memperlihatkan terlalu banyak atau bersifat transparan sebaiknya dihindari.
- Perempuan sebaiknya menutup rambut mereka dengan penutup kepala berupa kerudung atau selendang.
Setelah mengikuti aturan sederhana ini, biasanya tidak ada hal lain yang perlu
dikhawatirkan saat memilih pakaian yang akan dikenakan. Tidak perlu pakaian formal atau
tradisional. Ingat bahwa Hagia Sophia adalah masjid yang aktif. Aturan berpakaian terutama berlaku
di dalam masjid dan area ibadah. Area luar dan sekitarnya tidak
memiliki pembatasan pakaian yang sama.
Aturan berpakaian singkat:
Tutup bahu dan lutut Anda, hindari pakaian yang terlalu terbuka atau tembus pandang,
dan bawalah syal atau selendang jika Anda seorang perempuan.
Apakah Aturan Berpakaian Berbeda untuk Perempuan dan Laki-Laki?
Aturan dasar berpakaian hampir sama untuk perempuan dan laki-laki. Semua orang
sebaiknya memakai pakaian yang menutupi bahu dan lutut. Laki-laki dapat memakai celana panjang, jeans atau celana pendek yang menutupi lutut. Kaos dan
kemeja lengan pendek cocok, tetapi atasan tanpa lengan sebaiknya dihindari. Perempuan juga harus menutup bahu dan lutut. Selain itu, perempuan harus
menutup rambut mereka dengan syal atau selendang di dalam masjid. Celana panjang,
rok panjang, gaun, dan kaos biasa cocok selama pakaian
tidak terlalu terbuka atau tembus pandang. Anda tidak perlu mengenakan pakaian keagamaan khusus. Pakaian perjalanan biasa juga
cocok selama mengikuti aturan berpakaian dasar ini.
Apakah Pria Perlu Memakai Jilbab?
Tidak. Pria tidak perlu memakai jilbab saat berkunjung ke Hagia Sophia. Aturan penutup kepala berlaku untuk perempuan. Pria terutama perlu memastikan bahwa
bahu dan lutut mereka tertutup serta pakaian mereka tidak terlalu
terbuka. Pengunjung pria juga sebaiknya melepas topi atau penutup kepala saat memasuki area ibadah
di dalam masjid.
Bisakah Anda Masuk ke Hagia Sophia dengan Sepatu?
Ini tergantung pada area yang Anda kunjungi. Sepatu mungkin perlu dilepas
sebelum memasuki area ibadah berkarpet di dalam Hagia Sophia. Rute wisata dan area pengunjung lainnya mungkin memiliki aturan yang berbeda. Opsi paling mudah adalah
mengikuti rambu dan instruksi petugas selama kunjungan Anda. Memakai kaus kaki yang bersih juga merupakan ide yang baik, terutama jika Anda perlu untuk
melepas sepatu Anda.
Tips praktis:
Pilih sepatu yang nyaman dan mudah dilepas serta dipakai kembali, terutama
jika Anda berencana mengunjungi masjid lain di Sultanahmet pada hari yang sama.
Di Mana Saya Bisa Mencari Pakaian yang Cocok untuk Hagia Sophia?
Biasanya Anda tidak perlu membeli pakaian khusus untuk kunjungan Anda ke Hagia Sophia.
Celana panjang, rok panjang atau gaun, serta atasan yang menutup bahu
sudah cukup. Perempuan sebaiknya membawa selendang atau kain penutup kepala yang ringan. Ini memudahkan untuk menutup
rambut sebelum memasuki masjid. Jika Anda lupa membawanya, banyak toko di sekitar Sultanahmet tempat
selendang dan kain penutup kepala bisa dibeli. Namun, membawa milik sendiri biasanya
merupakan pilihan paling mudah. Saat musim panas, bahan yang ringan seperti katun atau linen adalah
pilihan yang baik. Bahan tersebut membantu Anda tetap nyaman sambil tetap mengikuti
kode berpakaian Hagia Sophia.
Mengapa Kode Pakaian Penting di Hagia Sophia?
Hagia Sophia adalah situs bersejarah yang penting sekaligus tempat ibadah yang aktif. Oleh karena itu, pengunjung diharapkan berpakaian dengan sopan saat berada di dalam
masjid. Kode pakaian tidak berarti bahwa pengunjung harus mengenakan pakaian formal, tradisional
atau pakaian keagamaan. Tujuannya semata-mata untuk menghormati suasana keagamaan
saat berkunjung. Menutup bahu dan lutut, menghindari pakaian yang menyingkap atau
yang transparan, serta membawa selendang jika Anda seorang wanita biasanya sudah cukup untuk
kunjungan yang nyaman.